Home Game Insinyur Steam Machine di Valve Terungkap: Krisis Memori Semakin Memburuk!
Game

Insinyur Steam Machine di Valve Terungkap: Krisis Memori Semakin Memburuk!

Share
Insinyur Steam Machine di Valve Terungkap: Krisis Memori Semakin Memburuk!
Share

Para insinyur Steam Machine di Valve mengingatkan bahwa krisis memori yang melanda teknologi saat ini “masih semakin buruk”, sementara harga yang harus dibayar pembeli sudah jauh dari wajar.

Yazan Aldehayyat dan Pierre-Loup Griffais, dua sosok yang berperan dalam menghadirkan perangkat gaming terbaru ini, berbagi pandangan tentang bagaimana industri AI memengaruhi lonjakan harga RAM dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg. Jika kamu merasa situasinya sudah cukup buruk, mereka punya kabar terbaru: bulan-bulan ke depan sepertinya tidak akan lebih baik.

“Jujur saja, situasinya masih semakin buruk,” kata Aldehayyat. “Sekadar mengingatkan bagi yang mungkin belum tahu. Apa yang terlihat di rak ritel saat ini, berdasarkan pengamatan kami, jauh tertinggal dari yang kami lihat di pasokan grosir setidaknya tiga hingga enam bulan.”

Inline – HLD Private Trip

Steam Machine diluncurkan dengan harga $1,049 untuk model dasar 512GB. Pilihan termahalnya, versi 2TB yang dipaket bersama Steam Controller, mencapai harga $1428 yang bikin geleng-geleng kepala.

Aldehayyat mengaku Valve sudah memperkirakan bakal mengalami kesulitan saat resmi mengumumkan alat ini pada November 2025, tetapi tidak mengira akan separah ini. Griffais bahkan menyebut bahwa Valve sudah berusaha “membangun semua yang bisa kami dapatkan”, menambahkan bahwa perusahaan pasti “terbatas oleh kapasitas memori.”

“Kami tahu bakal ada masalah dalam hal sourcing,” kata Aldehayyat. “Tetapi sejauh ini, masalahnya jauh di luar ekspektasi kami.”

Inline – AWS Open Trip

Dalam menghadapi periode sulit ini, Valve juga mengalami kesulitan untuk memenuhi permintaan Steam Deck. Perusahaan yang dikenal lewat franchise Half-Life ini juga menyatakan bahwa mereka ‘sangat ingin’ membuat Steam Machine ‘lebih terjangkau’, tapi peringatan bahwa penurunan harga tidak akan datang ‘dalam waktu dekat’ tetap disampaikan.

Baca juga  Kembalinya Born Again Season 3 Bikin Heboh, Marvel Hero Dikonfirmasi Hadir Setelah Kunjungan Bintang MCU!

Valve bukan satu-satunya perusahaan yang membunyikan alarm terkait krisis memori ini. CEO Micron, Sanjay Mehrotra, mengatakan bahwa ia memperkirakan kekurangan RAM akan berlangsung hingga 2027. Bos Epic Games, Tim Sweeney, sudah memperingatkan pada akhir 2025 bahwa para gamer PC kelas atas akan kesulitan dengan harga “selama beberapa tahun ke depan.” Saat Sony dan Microsoft mendekati peluncuran konsol gaming generasi berikutnya, Sony pun mengungkapkan bahwa mereka masih mempertimbangkan kapan dan bagaimana meluncurkan PS6.

Bagi yang penasaran, kamu bisa membaca lebih jauh mengenai apa yang dikatakan Griffais tentang pendekatan Valve terhadap kekurangan RAM dalam wawancara dengan IGN awal tahun ini. Tak ketinggalan, ada juga informasi mengenai hubungan Valve dengan perusahaan penyedia RAM.

Inline – AWV Youtube

Reaksi AWverse

Kayaknya bakal seru banget kalau Valve bisa mengatasi masalah ini dan bisa meluncurkan Steam Machine dengan harga yang lebih bersahabat. Semoga aja mereka nggak repetisi kesalahan yang sama saat peluncuran. Kita tunggu aja pembuktian Valve di pasar gaming yang semakin kompetitif ini!

Inline – HLD One Day Trip
Share