Microsoft baru-baru ini melaksanakan pemangkasan besar-besaran yang berdampak signifikan pada Bethesda, studio pengembang di balik franchise terkenal seperti The Elder Scrolls dan Fallout. Dalam langkah yang mengejutkan, Bethesda Game Studios, id Software, dan ZeniMax Online Studios menjadi salah satu yang terdampak, dengan total sekitar 379 karyawan yang dipecat di berbagai lokasi.
Menurut Maryland WARN Act notice, pemangkasan ini meliputi 213 karyawan dari kantor ZeniMax di Cockeysville, MD dan 166 dari kantor ZeniMax Media Inc. di Rockville, MD. Di Texas, 96 karyawan di id Software dan 40 posisi remote juga ikut terpangkas. Walaupun susah untuk mengetahui secara pasti tugas masing-masing karyawan yang terdampak, angka tersebut jelas menunjukkan dampak yang sulit dihadapi.
Pemangkasan yang terjadi di Xbox ini hanya bagian dari restrukturisasi yang lebih besar, di mana total 1.600 karyawan kehilangan pekerjaan dalam satu hari, dan diperkirakan masih ada satu kali pemangkasan lagi di 12 bulan ke depan. Rencana CEO baru Xbox, Asha Sharma, menunjukkan bahwa studio-studio di bawah Microsoft harus lebih kolaboratif, dengan fokus pada franchise besar seperti Halo, Minecraft, Candy Crush, Fallout, dan The Elder Scrolls. Dalam email kepada staf Bethesda, Jill Braff, kepala Bethesda, menjelaskan bahwa keputusan ini mencerminkan kenyataan industri dan tanggung jawab mereka untuk memastikan Bethesda tetap solid ke depannya.
“Untuk bisa sukses di masa depan, kita perlu mengikuti arah yang baru,” ujar Braff. “Kita harus memperkuat bisnis, kembali ke pertumbuhan yang berkelanjutan, dan memastikan kita bisa terus berinvestasi pada franchise dan pemain kita. Saya tahu, ini bukan berita yang mudah diterima.”
Lantas, bagaimana nasib Bethesda ke depan? Walaupun belum ada nama game yang disebutkan secara langsung, Braff menyatakan bahwa mereka akan beralih dari model perencanaan yang berfokus pada studi independen, ke sistem yang lebih terintegrasi dengan mengutamakan franchise terkuat. “Dari sini, kami akan mengatur kembali bakat, teknologi, dan sumber daya untuk menyukseskan prioritas tersebut,” tambahnya.
Apa Kabar The Elder Scrolls 6?
Kekhawatiran menyelimuti para staf Bethesda Game Studios mengenai dampak pemangkasan ini terhadap perkembangan The Elder Scrolls 6. Menurut laporan IGN, semangat kerja mereka menurun dan ada ketakutan akan adanya crunch selama pengembangan. Meskipun game ini diumumkan pada tahun 2018, diperkirakan butuh waktu dua tahun lagi sebelum bisa rilis, dan ada kekhawatiran bahwa penundaan mungkin tidak terhindarkan.
“Ada kekhawatiran bahwa kami akan digantikan oleh tenaga kerja kontrak yang lebih murah atau bahwa kami harus merekrut orang baru yang harus dilatih, yang pastinya akan memakan waktu dan menambah keterlambatan,” ungkap salah satu pengembang Bethesda. “Kami semua sangat menantikan TES 6, dan itu berdampak besar pada semangat tim.” Diketahui juga bahwa serikat pekerja BGS berencana mengadakan demonstrasi di luar empat kantor mereka untuk memperjuangkan hak para pekerja yang terimbas.
Namun, studio tetap melanjutkan pengerjaan berbagai proyek meski dalam situasi sulit ini. Sumber yang dekat dengan Bethesda meyakinkan bahwa mereka masih berkomitmen mengembangkan The Elder Scrolls 6, dan meski situasi saat ini membuat tantangan bertambah, ambisi untuk menghadirkan RPG yang dinanti-nanti tetap utuh.
Update seputar Fallout
Beralih ke franchise lain, Bloomberg melaporkan bahwa pengembang Fallout: New Vegas, Obsidian Entertainment, kini tengah mengerjakan game Fallout baru setelah terdampak pemangkasan. Bethesda dikabarkan mendukung Obsidian dalam pengembangan ini, yang menunjukkan niat jelas dari Sharma untuk mempercepat produksi game Fallout.
Seorang sumber menyebutkan bahwa ada beberapa proyek Fallout yang sedang dalam tahap pengembangan, termasuk Fallout 5. Beberapa waktu lalu, Todd Howard membicarakan tentang rencana untuk Fallout 5 setelah The Elder Scrolls 6, sekaligus mempertimbangkan elemen cerita dari serial TV Fallout.
Sementara itu, Fallout 76 tetap beroperasi dengan ratusan pengembang yang masih bekerja pada proyek tersebut. Juga, game Fallout Shelter tetap aktif dengan penggemar di seluruh dunia. Dan jangan lupakan serial TV Fallout yang kini sudah memasuki musim ketiga.
Apakah nasib The Elder Scrolls Online terancam?
The Elder Scrolls Online juga merasakan dampak dari pemangkasan ini. Meskipun jumlah pasti karyawan yang dipecat belum diketahui, para pegawai yang tersisa khawatir akan kelanjutan pengembangan dan masa depan game ini. Sumber dari studio menyatakan bahwa ZeniMax berusaha mendukung model musim baru untuk ESO sambil menjajaki cara lebih kolaboratif dengan BGS.
Opini Kita
Semoga saja semua perubahan ini membawa hasil yang positif untuk Bethesda. Kayaknya seru banget kalau The Elder Scrolls 6 tetap diluncurkan sesuai rencana meski dengan tantangan yang ada. Kita semua pasti nggak sabar sama game ini, dan dukungan dari semua pihak di Bethesda menjadi kunci untuk mewujudkan harapan para penggemar.





