Pembangunan game itu memang bisa jadi tantangan besar, bahkan di kondisi terbaik sekalipun. Menghadirkan ide-ide brilian dalam bentuk game yang layak dimainkan bukanlah hal mudah. Banyak konsep wow yang gagal terwujud di dunia nyata. Belum lagi, biaya pembangunan, promosi, dan publikasi game di berbagai platform bisa bikin pusing kepala.
Bahkan, developer yang sudah berpengalaman pun kadang kesulitan untuk merealisasikan proyek impian mereka. Contoh terbaru adalah masalah yang dihadapi oleh Gang of Dragon. Game perdana dari Nagoshi Studio ini sebenarnya terlihat menjanjikan banget, mengusung tema thriller kriminal penuh aksi dan intrik, sempurna bagi para penggemar yang mencari alternatif dari GTA VI atau Yakuza. Sayangnya, semakin hari semakin terasa bahwa game ini mungkin tidak akan pernah selesai, dan itu bakal jadi kerugian besar bagi banyak gamer di seluruh dunia.
Masalah dalam Pengembangan Gang of Dragon
Secara teori, Gang of Dragon harusnya jadi game yang laris manis. Game thriller kriminal ini adalah karya dari Toshihiro Nagoshi, developer legendaris, dan punya daya tarik mirip dengan game Yakuza, ditambah bumbu dramatis ala GTA yang sudah dikenal. Trailer yang ditampilkan di Game Awards 2025 pun bikin banyak orang excited. Apalagi, dibandingkan dengan elemen-elemen Amerika yang ada di GTA VI, Gang of Dragon bisa jadi alternatif menarik untuk genre game berbasis narasi kriminal. Namun, Nagoshi Studio belakangan ini menghadapi berbagai kendala serius. Ada isu tentang dana dari NetEase yang diduga sedang ditarik, menyisakan sekitar $44 juta yang hilang dari total anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan game ini.
Di samping itu, developer juga harus memikirkan biaya yang diperlukan untuk pindah dari NetEase. Meskipun kabarnya mereka sedang mencari investor baru, belum ada kabar baik terkait pencarian tersebut. Yang lebih mencurigakan, mereka baru saja menghapus channel YouTube mereka beserta semua video yang berhubungan dengan game. Meskipun channel dan video tersebut sudah dipulihkan, tindakan ini bikin para penggemar merasa khawatir tentang masa depan studio ini. Tanpa bantuan dari penerbit besar lain untuk menutupi biaya pengembangan, nampaknya Gang of Dragon bakal sulit padam.
Sangat Disayangkan Kalau Gang of Dragon Harus Mati Terlalu Awal
Gang of Dragon sudah menarik perhatian banyak orang dengan beberapa preview yang dirilis, terutama trailer yang ditayangkan di Game Awards. Dalam trailer tersebut, kita melihat Ma Dong-seok sebagai pemeran utama, Shin Ji-seong. Penggambaran Shin yang berhadapan dengan para preman tingkat rendah, perkelahian dengan pedang, dan berurusan dengan dunia kriminal Shinjuku benar-benar bikin penasaran. Dari pengalaman Toshihiro Nagoshi dengan franchise seperti Yakuza, game ini sepertinya sudah punya fondasi genre yang kuat.
Trailer juga memperlihatkan aksi yang berani, menjadikan combat sebagai fokus utama—sebuah aspek yang diharapkan menjadi daya tarik tersendiri. Alur cerita yang diusung pun tampaknya akan lebih realistis dibandingkan dengan kisah-kisah aneh yang semakin mengisi franchise Yakuza. Sayang banget kalau game ini tidak pernah sampai ke tangan para gamer, namun biaya produksi yang tinggi bisa jadi penghalang tersendiri untuk studio baru ini tanpa dukungan dari pihak lain. Ini bisa jadi contoh nyata bagaimana biaya pengembangan game triple-A sudah meroket selama bertahun-tahun.
Nagoshi Studio memang masih baru, tapi mereka tampak berusaha keras untuk menciptakan nama di industri game dengan bersaing dengan judul-judul berkualitas tinggi. Sayangnya, ambisi itu bisa jadi bumerang ketika dukungan finansial dari investor utama mulai berkurang. Ada kemungkinan developer lain mencoba merangkul tim ini untuk menyelesaikan game, atau mungkin Sega tertarik mengambil kembali Nagoshi untuk merealisasikan konsep game ini ke dalam franchise Yakuza. Namun, langkah-langkah ini bisa menghancurkan elemen unik dari Gang of Dragon yang membuatnya tampil beda di tengah persaingan. Buat para gamer, kesempatan untuk memainkan Gang of Dragon adalah sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu, terutama dengan semua yang telah diperlihatkan sejauh ini yang terlihat sangat menggugah selera!




