China kembali menciptakan gebrakan di dunia teknologi dengan peluncuran sistem superkomputer terbarunya, LineShine, yang diumumkan oleh National Supercomputing Center di Shenzhen. Apa yang membuat komputer ini begitu menarik? Targetnya adalah untuk mencapai performa 2 exaflops saat seluruh konstruksi selesai. Angka sebesar itu menjadikan LineShine sebagai salah satu superkomputer tercepat di dunia!
Yang bikin makin unik, LineShine direncanakan sebagai sistem all-CPU, berbeda dengan kebanyakan superkomputer lain yang biasa menggunakan GPU dari AMD atau Nvidia untuk meningkatkan kinerja. Ini adalah langkah berani yang menunjukkan ambisi besar dalam pengembangan teknologi superkomputer.
Di fase pertama konstruksi, superkomputer ini akan menghubungkan 100 server Huawei Kunpeng dengan total 12,800 core. Fase kedua akan menambahkan 47,000 CPU tambahan yang tersebar di 92 kabin komputasi. Bayangkan betapa kuatnya kombinasi ini! Ini bukan sembarangan, lho!
Sebuah makalah berjudul “Breaking the Training Barrier of Billion-Parameter Universal Machine Learning Interatomic Potentials” membocorkan lebih banyak spesifikasi tentang LineShine. Diperkirakan bahwa sistem ini akan memiliki 20,480 node komputasi, masing-masing dilengkapi dengan dua prosesor LX2 berbasis Armv9.
Setiap prosesor LX2 memiliki dua die komputasi dengan total 304 core, dilengkapi dengan delapan tumpukan HBM 32 GB. Node-node ini terhubung dengan jaringan “LingQi” berkecepatan tinggi yang menawarkan bandwidth 1.6 Tb/s per node. Wow, angka-angka itu bikin takjub!
Kalau semua spesifikasi dan angka performa ini akurat, LineShine akan memegang gelar sebagai superkomputer tercepat yang menggunakan seluruh CPU. Saat ini, El Capitan masih memegang rekor superkomputer tercepat secara keseluruhan dalam daftar Top500, dengan hasil Rpeak 2.74+ exaflop. Namun, bisa jadi LineShine siap untuk merebut tahta itu.
Jadi, apa tujuan dari superkomputer sekuat ini? Ternyata, LineShine akan memberikan “performansi terdepan secara internasional dalam aplikasi berskala besar seperti dinamika molekuler, simulasi fluida, ilmu kehidupan, dan pelatihan serta promosi model AI berskala besar.” Kedengarannya teknis banget, kan? Tapi bagi penggemar teknologi, ini jelas jadi hal yang menarik untuk diikuti!
Siapa tahu, mungkin ketika LineShine benar-benar beroperasi, angka Geekbench-nya bakal bikin kita tercengang. Siap-siap saja terkejut dengan kemampuan luar biasa dari superkomputer ini!




