Peluncuran Death Stranding 2 di PC mungkin sedikit tertutup oleh kehadiran Crimson Desert, tapi seperti yang banyak orang bicarakan, game ini sebenarnya keren banget! Entah kamu masuk ke dalam cerita Hideo Kojima yang misterius atau menikmati gameplay sim pengiriman, keduanya menawarkan pengalaman yang seru. Namun, para pecinta gameplay pengiriman, seperti Morgan Park dari PC Gamer, hampir sepakat satu hal: game ini terlalu mudah. Walaupun Death Stranding 2 memberi kesempatan untuk menantang diri sendiri dengan melakukan pengiriman berjalan kaki, kendaraan, upgrade, dan infrastruktur yang dibagi oleh pemain lain bisa bikin pengiriman jadi terasa gampang.
Untuk versi PC, Kojima Productions menambahkan opsi kesulitan baru yang disebut “To the Wilder,” yang diciptakan khusus untuk menanggapi umpan balik dari para pemain, seperti yang diungkapkan studio dalam wawancara dengan PC Gamer minggu ini.
“To the Wilder sebagai konsep desain adalah cara bagi kami untuk menyediakan cara bermain misi yang lebih sulit melalui lingkungan yang keras,” ujar Hiroaki Yoshiike, lead level designer. “Awalnya kami punya tingkat kesulitan Brutal, yang menurut kami sudah cukup. Tapi ternyata ada beberapa pengguna yang berpikir kami bisa memberikan lebih banyak lagi. Jadi, To the Wilder adalah batasan tertinggi yang bisa kami berikan untuk pengalaman yang menantang sekaligus mengasyikkan. Kami percaya ini cara untuk merasakan dunia Death Stranding 2 dengan sangat realistis.”
Yoshiike menjelaskan bahwa efek Timefall, yang secara bertahap merusak dan menghancurkan segala sesuatu yang disentuhnya, sangat terasa di To the Wilder. Manajemen sumber daya jadi sangat penting—“hampir jadi kewajiban.” Ia menekankan pentingnya merencanakan misi sebelumnya dan memikirkan alat apa yang paling cocok untuk setiap tugas, serta menguji kombinasi yang mungkin tidak begitu penting pada tingkat kesulitan yang lebih rendah.
“Untuk pemain yang sudah menyelesaikan game sekali, saya yakin ada saatnya mereka berpikir ‘oh, saya tidak pernah menggunakan item ini,'” katanya. “Tapi di To the Wilder, item-item tersebut bisa jadi kunci penting. Jadi jika mereka bisa mencobanya, saya rasa itu akan jadi pengalaman yang seru.”
Saat Yoshiike bercerita bahwa para pengembang sudah memainkan To the Wilder dari awal hingga akhir dan ada “beberapa item yang [mereka] butuhkan untuk dibuka,” saya penasaran dengan contohnya. Maaf, para porter—Kojima Productions pengen kalian belajar dengan cara yang sulit.
“Beberapa item itu digunakan untuk pengiriman, beberapa adalah senjata, beberapa adalah item lainnya, tapi kami tidak ingin menjelaskan lebih jauh tentang apa yang tepatnya.” Mereka ingin para pemain mencari tahu sendiri.
Meski begitu, Yoshiike memberikan satu tips penting. Media sosial dalam game, yaitu Social Strand System, serta “Strand Agreements” yang bisa kamu buat dengan pemain lain secara online, sangat penting untuk memudahkan perjalanan kamu melintasi versi Australia yang lebih keras ini. Jadi, jika kamu bermain di To the Wilder, pastikan untuk mampir ke bagian menu ini dan mulai perkuat hubungan dengan para porter lainnya.





