Home Anime Shonen Paling Kontroversial 2026 Resmi Menggeser Dominasi One Piece dan Jujutsu Kaisen!
Anime

Shonen Paling Kontroversial 2026 Resmi Menggeser Dominasi One Piece dan Jujutsu Kaisen!

Share
Shonen Paling Kontroversial 2026 Resmi Menggeser Dominasi One Piece dan Jujutsu Kaisen!
Share

Berita mengenai akhir dari manga Chainsaw Man karya Tatsuki Fujimoto menghebohkan para penggemar. Setelah dua bagian dirilis sejak 2018 di Weekly Shonen Jump, cerita Denji berakhir dengan penuh kontroversi di platform digital, Shonen Jump+. Reaksi yang beragam terhadap akhir cerita ini memang bikin heboh, tetapi ada satu hal yang pasti: penjualan buku ini meroket di minggu-minggu setelahnya.

Sesuai laporan dari daftar bestseller New York Times di kategori Buku Gambar dan Manga, volume #20 dari Chainsaw Man dirilis di Amerika Utara pada 3 Maret lalu. Manga ini berhasil mendominasi penjualan, bahkan mengalahkan rilisan terbaru seperti volume #24 Dragon Ball Super yang dirilis pada 10 Maret, dan volume #111 One Piece. Dan Jangan lupa, Jujutsu Kaisen volume #29 yang sempat melambung pada bulan Februari juga tak mampu menandingi penjualan Chainsaw Man. Dengan minat yang semakin meningkat berkat film terbaru dan kelanjutan adaptasi anime yang kembali mengadaptasi lebih banyak arc, tampaknya akhir dari manga ini malah membuat api fandom semakin membara.

Shonen Jump Menguasai Daftar Bestseller NYT April Meski Akhirnya Kontroversial

Chainsaw Man berhasil menduduki posisi kedua dalam daftar bestseller NYT untuk bulan April 2026, hanya kalah dari Big Jim Believes oleh Dav Pilkey, yang terkenal dengan karya Captain Underpants dan Dog Man. Beberapa pesaing lain dalam daftar tersebut termasuk volume #6 JoJo’s Bizarre Adventure: Steel Ball Run dan volume #1 Gachiakuta. Meskipun akhir Chainsaw Man banyak dianggap merugikan, penjualan tetap melesat, menunjukkan daya tarik yang berlapis dari cerita ini.

Inline – HLD Private Trip

Penjualan manga Chainsaw Man bukan satu-satunya bukti popularitasnya. Saat ini, seri ini berada di posisi teratas pada kategori manga yang telah selesai di Manga Plus, jauh di atas Jujutsu Kaisen dan Jujutsu Kaisen Modulo. Dengan volume #20 yang menjelaskan tentang Aging Devil Arc, di mana beberapa momen paling gila dalam seri ini terjadi, termasuk momen bersejarah Patung Liberty yang tak terduga, jelas ini jadi alasan untuk mendapatkan buku ini. Menarik untuk melihat apakah momentum penjualan Chainsaw Man tetap terjaga hingga volume terakhirnya, sementara adaptasi anime-nya juga terus bersinar.

Baca juga  Trailer Fatal Fury: City of the Wolves Ungkap Tanggal Rilis 24 April untuk Karakter DLC Wolfgang Krauser!

Masa Depan Anime Chainsaw Man Tetap Positif

Akhir yang kontroversial tidak akan mematikan respon positif terhadap anime yang populer; lihat saja Oshi no Ko yang tetap jadi tontonan menarik meski sudah berakhir manganya. Film Reze Arc dari Chainsaw Man meraih kesuksesan di box office, dan kini Assassins Arc dalam perjalanan untuk menyusul, jelas bikin penggemar makin bersemangat dengan sentuhan artistik dari MAPPA yang diharapkan bisa menghidupkan visi Fujimoto.

Artinya, masih banyak konten seru yang bisa dinikmati di depan, karena fandom online memberi respon positif terhadap setiap adaptasi yang tepat. Penonton hanya perlu bersiap-siap untuk kegilaan yang akan datang, terutama dengan kehadiran Gun dan Control Devils yang pastinya bikin terkejut, terutama bagi penggemar yang hanya mengikuti animenya. Meskipun akhir Chainsaw Man jadi sorotan, nyatanya itu nggak membunuh franchise ini, justru semakin memantik diskusi hangat di kalangan penggemar seiring anime yang terus memperkaya cerita gila dari Fujimoto.

Inline – AWS Open Trip
Inline – AWV Youtube
Share