Baru-baru ini, dunia Dragon Ball kembali dihebohkan dengan kehadiran karakter-karakter ikonik dan level kekuatan yang bikin penggemar makin penasaran. Salah satu karakter favorit yang wajib dimunculkan adalah Baby dari Dragon Ball GT. Meski Dragon Ball GT tidak menghadirkan penjahat se-legendary Frieza, Cell, atau Buu, Baby tetap memberikan warna tersendiri dengan latar belakang cerita yang menarik serta desain yang keren.
Baby adalah hasil dari tindakan Raja Vegeta yang amat egois. Dulu, Raja Vegeta memimpin pembunuhan hampir seluruh ras Tuffle dengan mengubah diri menjadi ayah besar untuk menguasai planet tersebut. Tentu aja, kelakuan ini bikin para Saiyan yang tersisa terjebak dengan konsekuensinya. Baby, yang merupakan hibrida mesin dan organisme, kembali untuk membalaskan dendamnya. Layaknya Killmonger di Black Panther, Baby bertekad membuat para Saiyan membayar kesalahan orangtuanya, meski banyak di antara mereka yang tidak terlibat dalam peristiwa tersebut. Ini adalah plot yang memang pantas untuk diangkat kembali ke dalam kanon.
Baby Menaikkan Level Misinya
Baby memiliki kekuatan yang luar biasa, bahkan mampu mengalahkan Super Saiyan 3 milik Goku dengan mudah. Dengan kekuatan yang terus meningkat dan kemampuan bertarung Vegeta, mereka menjadi pasangan yang luar biasa. Baby awalnya terlihat seperti parasit kecil yang secara cepat berpindah dari satu karakter ke karakter lain untuk mendapatkan lebih banyak pengikut dan kekuatan. Dia kemudian merasuki Vegeta dan menjadikannya Super Baby 2. Baby juga berhasil menghidupkan kembali planetnya dengan Dragon Balls, namun Goku, meskipun dalam wujud anak-anak, bukanlah lawan yang mudah.
Pemimpin Z Fighters, Goku, menggunakan kekuatan Great Ape untuk menghajar Baby dan mengirimnya ke matahari agar ancamannya hilang selamanya. Sayangnya, cerita ini kini sudah tidak ada lagi karena Dragon Ball GT tidak dianggap kanon, dan referensi tentang Tuffle sangat minim. Langkah selanjutnya yang kelihatannya masuk akal adalah mengangkat kembali kedua cerita tersebut di dalam kanon.
Penjahat yang Memahami Menawarkan Plot Twist yang Menarik
Penghapusan ras Tuffle tentunya memberi dimensi baru bagi Saiyan yang masih hidup. Plot ini sebenarnya belum dijelajahi dengan mendalam di DBGT, berbeda dengan beberapa cerita terbaru yang lebih menyentuh seperti arc Broly yang lebih tragis dan mudah disukai banyak orang, termasuk Goku sendiri. Kisah Tuffle, meskipun memilukan, bisa jadi kebalikan dari arc Broly yang baru.
Apa yang akan dilakukan Goku jika moralitasnya diuji dan dimanfaatkan oleh musuh licik seperti Baby? Apakah dia akan dimanfaatkan oleh kelemahan ini, atau lebih buruk lagi, bergabung dengan sosok jahat seperti Frieza? Kebencian mereka terhadap ras Saiyan dapat menghasilkan level kekuatan yang belum pernah ada sebelumnya. Sama seperti kekuatan Broly yang diperbarui dari versi non-kanon ke versi saat ini, Baby juga bisa mendapatkan peningkatan yang sama.
Goku baru saja melompat ke Super Saiyan 4 secara resmi dalam Dragon Ball Daima, dan dia membutuhkannya untuk mengalahkan Baby di masa lalu. Bisakah dia naik lebih tinggi lagi dalam kekuatan Saiyan? Atau apakah kemampuan non-kanon lainnya, seperti penggunaan topeng dari Super Dragon Ball Heroes, akan menjadi teknologi terbaru dari Capsule Corp untuk memberi keuntungan pada Saiyan? Dengan ini, peluang untuk eksplorasi cerita semakin banyak dan menarik!
Franchise ini baru saja meremaster Dragon Ball Super dengan Dragon Ball Super: Beerus, serta cerita pendek di Dragon Ball Daima yang akan dirilis pada 2024. Meskipun karya-karya tersebut keren, ekspansi lebih lanjut tentang timeline Super sepertinya sudah cukup lama tidak terjadi. Apakah penggemar Dragon Ball akan menyambut lebih banyak pengembangan dunia atau pengenalan kembali ke dalam seri ini? Kita lihat aja perkembangan ke depan!
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau Baby masuk ke dalam kanon resmi! Dengan backstory yang menarik, potensi konflik dramatis, dan kekuatan yang bikin ngeri, ini bisa jadi bumbu penyedap yang segar untuk franchise ini. Semoga aja studio nggak mengulang kesalahan yang sama dan bisa mengeluarkan yang terbaik dari karakter ini! Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis nanti.





