The Lord of the Rings bakal meluncurkan rilis baru di akhir bulan ini, tepatnya pada 30 September. Tapi, yang mau merasakan pengalaman ini harus punya Nintendo Switch 2, karena game ini hanya bisa dimainkan di konsol terbaru dari Nintendo. Untuk bisa menikmati paket ini, siap-siap merogoh kocek $70 atau bisa juga pre-order di harga $34.99, dengan harapan rilis kali ini nggak mengecewakan. Untungnya, yang dirilis adalah dua game lama yang sudah sangat dikenal, jadi cukup aman lah untuk para gamer yang mau melakukan pre-order.
Khusus di tanggal 30 September, Aspyr bakal meluncurkan Middle-earth: Shadow Bundle di Nintendo Switch 2. Sesuai namanya, bundel ini menggabungkan dua game, yaitu Middle-earth: Shadow of Mordor dan sekuelnya, Middle-earth: Shadow of War. Yang menarik, bundel ini mencakup edisi Game of the Year dari game pertama dan edisi Definitive dari game keduanya. Ini berarti, selain mendapatkan kedua game utama, kamu juga dapat semua DLC yang ada, dan itulah yang bikin harganya jadi $70. Meskipun kedua game ini sudah cukup berumur, tetap saja mereka menawarkan banyak konten. Kalau mau membeli secara terpisah, nggak ada info harga pastinya, tapi sudah bisa dipastikan harganya bakal lebih mahal.
Perlu diketahui, yang dirilis ini hanyalah port dari versi asli game, bukan remaster atau versi yang di-enhance. Jadi, gamer harus siap dengan pengalaman original tanpa banyak perubahan.
Tentang Game yang Pernah Jadi Kontender Game of the Year
Buat yang belum tahu, Shadow of Mordor dirilis pada 2014, di tahun yang cukup sunyi untuk peluncuran game. Bahkan, banyak yang menganggapnya sebagai salah satu tahun terburuk dalam sejarah game modern. Maka dari itu, game The Lord of the Rings dengan skor 84 di Metacritic ini menjadi salah satu kontender Game of the Year sampai menjadi pemenang di beberapa kategori. Game ini terbilang action-adventure yang mengambil latar antara peristiwa The Hobbit dan The Lord of the Rings.
Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2017, sekuelnya Shadow of War dirilis. Sayangnya, sekuel ini kurang mendapatkan sambutan hangat, terlihat dari skor Metacritic yang lebih rendah dan menuai banyak kontroversi karena isu mikrotransaksi. Keduanya dikembangkan oleh Monolith Productions, studio asal Amerika yang sayangnya sudah tutup pada 2025. Jadi, kedua game ini adalah karya terakhir mereka.
Kedua game ini masih layak dimainkan di tahun 2026, terutama berkat inovasi sistem Nemesis yang membuat keduanya jadi unik. Sistem ini memungkinkan karakter non-playable mengingat interaksi sebelumnya dengan karakter utama dan berreaksi dengan cara yang berbeda pada pertemuan berikutnya. Ini adalah sistem yang cukup rumit dan mengesankan, yang tidak bisa kamu temui di game lain.
Opini Kita
Kayaknya bakal seru banget kalau banyak gamer baru yang bisa merasakan kedua game ini di konsol terbaru. Semoga aja, peluncuran ini nggak hanya jadi nostalgia bagi penggemar lama, tapi juga bisa menggaet hati gamer-gamer baru. Harapannya, Aspyr bisa menjaga kualitas port ini agar tidak mengecewakan. Kita tunggu aja pembuktiannya pas rilis nanti!

