Home Movie Tiga Tahun Lalu Di Bioskop, Ninja Turtles Curi Cara Dari Spider-Man dan Pecahkan Rekor Franchise!
Movie

Tiga Tahun Lalu Di Bioskop, Ninja Turtles Curi Cara Dari Spider-Man dan Pecahkan Rekor Franchise!

Share
Tiga Tahun Lalu Di Bioskop, Ninja Turtles Curi Cara Dari Spider-Man dan Pecahkan Rekor Franchise!
Share

Siapa yang tidak kenal dengan Teenage Mutant Ninja Turtles? Karakter kura-kura ninja ini merajai layar kaca dan box office di tahun ’80-an dan ’90-an, berkat serial animasi yang hit, film-film live-action yang seru, dan komik-komik yang menarik. Namun, memasuki tahun 2000-an dan 2010-an, popularitas mereka tampak meredup. Meski begitu, beberapa serial animasi tetap menjaga nama Turtles agar tetap hidup, seperti Rise of the Teenage Mutant Ninja Turtles, yang bahkan melahirkan film sebagai penutup season.

Berbicara tentang film, Michael Bay juga membuat beberapa versi live-action tentang tim superhero ini, meski tidak semuanya mendapat sambutan hangat dari penggemar. Walaupun film kedua Out of the Shadows yang dirilis pada 2016 mencoba melakukan hal yang benar dengan menghadirkan Bebop dan Rocksteady, serta Krang ke dalam dunia live-action, film tersebut tetap saja tidak berhasil mengesankan banyak orang. Namun, kabar baiknya, Turtles tidak pernah benar-benar hilang. Tiga tahun lalu, mereka kembali dengan proyek baru yang mengembalikan nuansa animasi dan mengadopsi beberapa konsep dari Spider-Man: Into the Spider-Verse, dan hasilnya? TMNT yang baru ini mencetak rekor franchise.

Gaya Animasi Mutant Mayhem Terinspirasi dari Into the Spider-Verse

Kita semua setuju, Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem banyak berutang budi kepada Spider-Verse milik Sony. Hal pertama yang mencolok dari film ini adalah gaya animasinya. Tidak ada yang seperti ini di sejarah franchise ini. Setiap tayangan dari tahun ke tahun punya gaya visual yang berbeda-beda. Mutant Mayhem mengambil inspirasi besar dari Spider-Man: Into the Spider-Verse, dan itu adalah keputusan cerdas.

Inline – AWS Open Trip

Film tersebut dirancang seolah-olah keluar langsung dari buku komik. Sutradara Jeff Rowe menceritakan bahwa saat mengerjakan The Mitchells vs. The Machines di Sony Pictures Animation, dia mendapatkan wawasan berharga tentang teknologi yang digunakan oleh Phil Lord dan Christopher Miller. Dia menyebut film itu memiliki tampilan khas komik yang juga diterapkan pada Mutant Mayhem.

Para animator membuat Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem terlihat seperti sketsa kasarnya dari seorang seniman muda yang penuh semangat. Ini membuat filmnya punya kesan yang spesial, tidak terlalu halus. Frame rate yang longgar membuat film ini terlihat “kotor” dan belum sepenuhnya berkembang, yang sejalan dengan karakter Turtles yang tinggal di selokan.

Baca juga  14 Tahun Setelahnya, Film Thriller Kriminal Jason Statham Durasi 95 Menit Meningkat Pesat di Layanan Streaming!

Mutant Mayhem Memiliki Skor Tertinggi di Rotten Tomatoes untuk Film TMNT

Secara umum, Turtles lebih cocok dalam format animasi karena wujud kura-kura yang berbadan kekar tidak mudah ditampilkan dengan baik dalam versi live-action. Film-film live-action sebelumnya juga tidak begitu mendapat sambutan positif, dengan skor Rotten Tomatoes yang anjlok: 46%, 35%, 19%, 20%, dan 38%. Bahkan, TMNT dari 2007 hanya mendapat 35% di situs tersebut.

Inline – AWS Open Trip

Namun, Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem menghancurkan rekor-rekor tersebut, dengan skor tertinggi di Rotten Tomatoes dalam sejarah franchise. Film ini memiliki lebih dari 250 ulasan dan mencetak rating luar biasa sebesar 95%, sementara penilaian dari penonton juga tertinggi dalam sejarah dengan 90%. Dan untuk informasi tambahan, Rise of the Teenage Mutant Ninja Turtles berada di posisi kedua dengan rating 79%.

Meskipun Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem tidak berhasil meraih posisi tertinggi dalam hal pendapatan box office dunia, film ini masih berada di belakang film tahun 1990 dan dua proyek Michael Bay. Meski demikian, sekuel untuk film ini sudah dalam tahap pengembangan, rencananya akan dirilis pada 2027.

Hal Lain yang Dipinjam Mutant Mayhem dari Into the Spider-Verse

Gaya animasi di film ini memang mencolok, namun ada beberapa elemen lain yang diambil Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem dari Spider-Man: Into the Spider-Verse. Salah satunya adalah pemilihan soundtrack yang keren. Musik klasik hip-hop menyemarakkan cerita yang berlatar di New York City.

Inline – AWS Open Trip

Sama seperti Spider-Verse, film ini juga memiliki protagonis remaja yang terasa autentik. Di masa lalu, karakter-karakter ini diperankan oleh aktor yang jauh lebih tua, namun kali ini, kita mendengar suara para remaja sungguhan. Mereka tampil canggung, tidak terlalu keren, dan membuatnya mudah untuk disukai. Mereka terintegrasi dengan sangat baik ke dalam budaya pop, membagikan lelucon dan referensi yang mudah dipahami oleh penonton muda.

Baca juga  'Spaceballs' Mendapat Tanggal Rilis April 2027, Siapkan Diri untuk Petualangan Konyol!

Untuk pertama kalinya, Teenage Mutant Ninja Turtles muncul sebagai remaja yang benar-benar belia, yang membuat film ini berhasil menarik perhatian. Akting suara yang berkualitas, karakter remaja yang autentik, soundtrack yang terpengaruh oleh New York, dan visual bergaya komik semua diadopsi dari Spider-Man: Into the Spider-Verse, dan akhirnya, semua itu berjalan dengan baik.

Takeaway Cepat

Semoga saja sekuel yang akan datang dapat mempertahankan kualitas yang sudah ditetapkan oleh Mutant Mayhem. Eksplorasi tema remaja yang autentik ditambah gaya visual yang unik bikin film ini layak ditunggu. Kita semua sudah terpesona dengan film ini, jadi harapannya, studio tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa lalu, dan bisa memberikan sesuatu yang lebih segar lagi di sekuelnya nanti.

Inline – AWS Open Trip
Share