Home Game Game Pertarungan Ini Belum Selesai, Buruk di Switch, dan Ditunda di Xbox/Switch 2—Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Game

Game Pertarungan Ini Belum Selesai, Buruk di Switch, dan Ditunda di Xbox/Switch 2—Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Share
Game Pertarungan Ini Belum Selesai, Buruk di Switch, dan Ditunda di Xbox/Switch 2—Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Share

Avatar Legends: The Fighting Game menampilkan combo yang bikin kita terkesima, bahkan bagi yang belum berpengalaman sekalipun. Lihat saja Zuko yang berhasil melakukan 28-hit combo dengan beragam dive kick yang rumit! Tapi sayangnya, di balik kesan spektakuler ini, peluncuran Legends malah terbilang kurang sukses.

Berita buruk dimulai sebelum peluncuran, ketika Gameplay Group International mengumumkan bahwa versi Xbox game ini mengalami penundaan hanya beberapa jam sebelum dirilis. Mereka menyebut adanya “kondisi tak terduga pada fitur belakang.” Rencananya, peluncuran baru akan dilakukan pada 3 September. Sulit untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, namun pengumuman mendadak seperti ini terasa seperti manajemen yang kurang baik. Ada sesuatu yang terlewat di sini.

Versi Switch dari Avatar Legends Paling Terpuruk

Pengumuman tersebut juga mengungkapkan bahwa pengguna Switch hanya akan mendapatkan edisi standar, tidak ada pilihan bahasa selain Inggris, dan bahkan tidak ada fitur crossplay saat peluncuran. Kabar lebih lanjut mengenai fitur-fitur ini akan hadir di kemudian hari, tapi ini bukan pengumuman yang enak didengar menjelang peluncuran. Belum ada kejelasan apakah pemain yang terkena dampak akan mendapatkan kompensasi. Yang jelas, pemberitahuan mendadak ini sangat tidak menguntungkan bagi segmen pemain tertentu. Gameplay Group International pun terlihat gagap dalam menangani versi Switch, mengabaikan pemasaran yang jelas dan tak transparan tentang penundaan versi Switch 2.

Inline – AWS Open Trip

Belum lagi, performa versi Switch banget mengecewakan. Game fighting biasanya berjalan di 60 frame per detik, karena genre ini membutuhkan respons cepat. Namun, Legends malah kesulitan mencapai 30 frame per detik di Switch. Beberapa analisis gameplay menunjukkan bahwa versi yang diperbarui di Switch 2 memberikan hasil yang jauh lebih baik, tapi sangat disayangkan jika sebuah game dijual di perangkat yang nyatanya butuh upgrade untuk berjalan lancar. Ini jadi pengingat pahit seperti port Mortal Kombat 1 untuk Switch, meski dengan visual yang lebih baik.

Baca juga  Crimson Desert Belum Optimal di Intel GPUs, Pearl Abyss Sedang Berusaha Memperbaikinya!

Baik pemilik PS5 maupun PC pun tak mendapatkan game yang utuh. Banyak tutorial yang belum selesai, sering kali tanpa penjelasan atau label menu yang jelas. Terkadang, tutorial muncul tanpa menjelaskan apa yang harus dilakukan. Daftar komando juga banyak yang salah, dan beberapa karakter tidak memiliki trial sebanyak yang lain. Mode solo pun tak menyediakan opsi kesulitan. Meskipun ada yang dijanjikan dalam trailer sebelum peluncuran, mode ranked entah ke mana. Tiga karakter — Avatar State Aang, Nightmare Korra, dan Ozai — juga memiliki animasi yang tidak sebagus yang lain. Banyak fitur kecil yang hilang atau belum sempurna, mengarah kepada kesan bahwa game ini tidak siap untuk dirilis.

Jadi, kenapa sih Avatar Legends: The Fighting Game harus dirilis sekarang? Evo 2026 sudah berlangsung (beberapa bulan lebih awal dari biasanya), jadi tidak ada turnamen besar yang perlu dikejar. Musim kedua dari serial live-action Avatar di Netflix sudah tayang di bulan Juni, jadi jendela sinergi itu sudah berlalu. Tapi merilis game terlalu dini demi kepentingan financial tentu tidak bijak, dan ini hanya akan merugikan pemain. DLC karakter gratis tidak akan cukup untuk memperbaiki citra game ini, apalagi dengan roadmap yang penuh dengan perbaikan yang seharusnya ada di peluncuran. Seharusnya, game ini dirilis dalam keadaan lebih siap.

Inline – AWV Youtube

Jatuh Bangun Game Fighting Pasca Peluncuran Buruk

Peluncuran yang terganggu dan kurangnya komunikasi memang jadi masalah umum di industri game modern, tetapi itu sangat merugikan untuk game fighting yang memang bergantung pada keterlibatan komunitas. Mortal Kombat 1 juga terkenal dengan peluncurannya yang buruk, kurangnya fitur-fitur standar, dan baru mendapatkan perbaikan di kemudian hari. Ini adalah siklus yang menyedihkan, di mana game fighting mengalami kesulitan untuk bangkit setelah peluncuran yang buruk.

Baca juga  Jumlah Pemain Akses Awal Forza Horizon 6 di Steam Tunjukkan Peluncuran yang Makin Kuat!

Beberapa judul seperti Invincible Vs juga mengalami banyak masalah dalam presentasi dan tampaknya butuh lebih banyak waktu. Meski 2XKO rilis sedikit lebih halus, masalah teknis tetap menghantui. Dan meski pemutusan hubungan kerja kini tampak acak dan tidak selalu bergantung pada performa, kedua studio tersebut mengalami PHK setelah peluncuran.

Masalah ini bukan hanya fenomena baru. Street Fighter 5 dan Marvel vs. Capcom: Infinite juga terjebak dalam kontroversi saat rilis — keduanya mengalami masalah presentasi dan animasi yang kurang baik, dan tak satupun benar-benar pulih sepenuhnya. Memastikan hype saat peluncuran terjaga adalah hal krusial dalam membangun fondasi sebuah game fighting, terutama karena kesan pertama yang buruk sulit untuk diperbaiki. Dengan semua masalah yang mengganggu Legends, tampaknya mereka malah memulai langkah dari titik yang lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

Inline – HLD One Day Trip

Reaksi AWverse

Kayaknya bakal rugi banget kalau Legends gagal menyajikan pengalaman yang bagus. Semoga ajalah tim pengembang bisa memperbaiki semuanya secepatnya. Dengan potensi mekanik pertarungannya yang dalam dan menarik, sayang banget kalau ini jadi hilang begitu saja hanya karena peluncuran yang tidak terencana.

Inline – HLD Private Trip
Share