Ngomong-ngomong soal game real-time strategy (RTS) baru, ZeroSpace bikin banyak orang penasaran. Awalnya, banyak yang skeptis mengingat proyek seperti Stormgate yang sempat bikin kecewa. Namun, ZeroSpace sepertinya bisa menarik perhatian para penggemar RTS, terutama yang ngefans sama game klasik seperti StarCraft 2. Game ini menawarkan pembangunan basis yang proper dan unit hero yang siap tempur, bikin nostalgi berasa kental.
Namun, bukan cuma itu. ZeroSpace juga datang dengan kampanye RPG yang menyertakan dialog-interaktif dan misi loyalitas, mirip banget sama Mass Effect—walaupun dengan nilai produksi yang tentunya tidak sama. Ada juga Galactic War yang terinspirasi oleh konflik dinamis di Helldivers 2. Nah, ini yang bikin makin penasaran!
Kampanye yang ditawarkan belum sepenuhnya selesai, tapi sudah terlihat menjanjikan. Di tahap early access ini, kamu hanya bisa menjelajahi beberapa misi yang termasuk dalam episode pertama. Ceritanya mungkin terdengar klasik—manusia butuh sumber daya langka yang dijaga oleh alien jahat—tapi ZeroSpace langsung bikin cerita yang lebih kompleks. Ada banyak intrik politik, bikin terasa kalau kamu harus waspada terhadap atasanmu.
Walaupun penulisan dialog dan penampilan karakternya masih terbilang standar, sejauh ini tampaknya ada potensi yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Di antara misi, pemain bisa berinteraksi dengan kru dan mengembangkan kemampuan rekan-rekanmu yang bakal membantumu tempur. Pastinya, terinspirasi dari Mass Effect, dari desain alien-nya saja sudah cukup terlihat. Tapi, perlu diingat, ini masih versi alpha, tentu banyak yang perlu diperbaiki.
Sementara kamu menyelesaikan misi, ada juga waktu untuk meng-upgrade tentara dan bangunan, dengan berbagai potensi yang menarik—misalnya, meningkatkan jangkauan jetpack tentara dasar, sambil meningkatkan damage mereka saat mendarat. Bisa dibilang, ada beberapa sinergi yang fun, mirip dengan semangat Warhammer 40k.
Misi-misi di kampanye mengingatkan banget sama StarCraft 2, baik dari variasi objektif maupun pengintegrasian cerita. Meski terlihat lebih simpel, tanpa manajemen yang ribet, pemain bisa langsung terjun ke aksi tanpa banyak pikir panjang. Ini salah satu hal yang bikin betah, walaupun bisa saja peserta pro akan mengeluh dengan pengurangan kompleksitas ini.
Salah satu fitur yang menarik adalah kemampuan untuk menggambar garis pertempuran. Dengan cara ini, kamu bisa mengatur posisi unit dengan lebih efektif, jadi lebih mudah untuk mendapatkan formasi pasukan yang tepat. Ini juga merupakan evolusi pintar dari sistem perlindungan yang diperkenalkan oleh Relic dulu.
Sayangnya, tampilan antarmuka (UI) masih terbilang kurang menarik dan kurang fungsional. Dalam pertempuran yang melibatkan unit dan bangunan dengan ukuran ridiculous, serta puluhan musuh alien di layar, para pemain butuh lebih banyak kejelasan dari yang ditawarkan ZeroSpace saat ini.
Dari segi visual, proyek ini sedang dirombak oleh Aaron Kambeitz—salah satu pendiri Relic dan seniman dari Homeworld, jadi kita bisa berharap untuk mendapatkan tampilan lebih baik ke depannya. Saat ini, desainnya terinspirasi dari Mass Effect dan StarCraft 2, tapi dengan anggaran terbatas. Hanya desain kapal dan kendaraan yang mulai menunjukkan potensi menarik.
Saat ini, mode awal yang bisa dieksplorasi termasuk comp-stomps, co-op survival, dan berbagai pertempuran PvP. Meskipun ZeroSpace terasa masih sangat permulaan, variasi mode ini terlihat menjanjikan, sebelum memasuki fase Galactic War yang menjadi daya tarik utama multiplayer.
Galactic War sendiri adalah fitur multiplayer besar ZeroSpace, yang mengadopsi elemen dinamis dari kampanye di Helldivers 2. Konsepnya sangat menarik, terutama bagi yang mencari tujuan dalam pertempuran tanpa terlibat kompetisi ladder. Setiap musim, permainan membawamu berpindah-pindah antart planet, berusaha merebut galaksi untuk faksi pilihanmu, dengan kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah di sepanjang perjalanan.
Meski begitu, sayang banget hadiah yang ditawarkan sebatas gelar dan avatar, yang mungkin tidak terlalu menarik perhatian. Sebuah sentuhan kosmetik ala Helldivers 2 bisa bikin penggemar lebih semangat berjuang demi faksi favoritnya. Yang menarik, setiap pemain di Galactic War sebenarnya sedang mendukung streamer yang memimpin faksi. Bagi yang kurang familiar dengan dunia streaming, ini mungkin bikin bingung siapa yang sebenarnya mereka dukung.
Pemain jadi merasa seperti alat untuk memenangkan gelar “Galactic Emperor” buat streamer mereka. Siapa yang mau mendukung kebijakan-kebijakan para streamer ini? Kenapa semua ini terasa lebih tentang mereka ketimbang komunitas pemain? Meskipun streamer punya kekuatan besar dalam mempromosikan game, membuat sistem di mana mereka jadi pusat perhatian dapat terkesan kurang menarik bagi para penggemar.
Reaksi AWverse
Jujur, langkah ZeroSpace ini penuh tantangan. Meskipun memberikan banyak perhatian pada elemen singleplayer dan co-op, harusnya pengembang lebih fokus pada apa yang benar-benar diinginkan oleh pemain. Masih ada banyak potensi yang bisa digali, tapi harapan kita adalah agar Starlance Studios dan Ironward menyadari pentingnya komunitas pemain dalam pengembangan game ini. Semoga ke depan, ZeroSpace bisa melakukan lebih banyak hal yang tepat dan tidak terjebak di dunia kompetisi yang kurang relevan!





