James Gunn dan Zack Snyder sama-sama memperkenalkan versi mereka sendiri tentang Supergirl di jagat DC, namun kedua adaptasi ini bener-bener berbeda. Di DCU, Supergirl yang diperankan Milly Alcock muncul lewat film Supergirl tahun ini. Meskipun film ini nggak terlalu sukses di box office, Gunn sudah mengonfirmasi bahwa Milly Alcock bakal kembali berperan sebagai Kara, dan dia bakal tetap jadi tokoh penting di film dan serial DCU mendatang.
Sejauh ini, versi Supergirl dari DCU emang mirip dengan versi di komik, tapi dengan beberapa perubahan penting. Di Woman of Tomorrow, yang menjadi inspirasi untuk film Supergirl 2026, Kara awalnya adalah seorang penyendiri dengan masalah alkohol dan enggan berhubungan dengan sepupunya, Kal-El, serta menolak tanggung jawabnya sebagai superhero di Bumi. Namun, di akhir film itu, Kara memutuskan untuk benar-benar berupaya membangun kehidupan baru di Bumi dan menjadi sosok yang lebih penuh harapan.
Supergirl yang dibawakan Milly Alcock juga jauh berbeda dengan versi karakter yang diperlihatkan di DCEU oleh Zack Snyder. Banyak penggemar yang ingat bahwa Supergirl hanya tampil sekali di DCEU dalam film The Flash tahun 2023. Namun, ini bukan kali pertama karakter tersebut diisyaratkan di Snyderverse. Supergirl sudah diam-diam diperkenalkan di Man of Steel, dan versi Kara Zor-El di situ sangat berbeda dari yang ada di Supergirl 2026.
Supergirl yang Diperkenalkan Secara Halus di Man of Steel
Meskipun dia tidak muncul dalam film tersebut, Zack Snyder’s Man of Steel secara diam-diam mengenalkan versi Supergirl di DCEU. Di awal film, Clark menemukan dan menyelidiki sebuah pesawat Kryptonian yang jatuh. Ia menemukan beberapa mayat di dalam pod yang diduga dalam kondisi cryogenic, tapi satu di antaranya dibiarkan terbuka dan kosong. Di film itu tidak disebutkan secara eksplisit, tetapi di komik prequel Man of Steel terungkap bahwa Kara Zor-El adalah Kryptonian yang berhasil keluar dari pod tersebut.
Seperti yang diungkapkan dalam komik prequel, kapal Kara mendarat di Bumi ribuan tahun sebelum Kal-El datang sebagai bayi. Sayangnya, rincian tentang versi asli Supergirl di DCEU tidak banyak tersedia, karena rencana untuk menggunakannya tidak pernah terwujud. Tapi, dia tetap dianggap sebagai sepupu Kal-El. Ada juga indikasi bahwa dia mungkin bagian dari Justice Society bersama Doctor Fate, Atom Smasher, dan Hawkman, karena dalam komik Black Adam – The Justice Society Files: Cyclone, Cyclone menggambar gambar Supergirl saat dia masih kecil.
Meskipun detailnya minim, jelas bahwa versi Supergirl dari Zack Snyder sangat berbeda dari James Gunn. Supergirl DCEU muncul jauh sebelum Kal-El datang, dan bisa jadi dia bersembunyi selama ribuan tahun tanpa alasan yang jelas. Selain itu, karakter ini juga menolak untuk bergabung melawan Steppenwolf di Justice League, sementara karakter Alcock akan membantu Superman melawan Brainiac di Man of Tomorrow.
Kita mungkin nggak akan pernah tahu apa yang sebenarnya direncanakan Zack Snyder untuk Supergirl di DCEU. Namun, bisa dipastikan kalau itu akan sangat berbeda dengan apa yang sudah dilakukan James Gunn terhadap karakter ini. Versi Snyder mungkin bakal lebih serius, lebih brutal, dan lebih acuh terhadap kemanusiaan dibandingkan Kara di DCU sekarang setelah akhir Supergirl.
DCEU Akhirnya Memperkenalkan Supergirl yang Berbeda
Walaupun Man of Steel mengisyaratkan kedatangan Supergirl, dia tidak benar-benar muncul di DCEU sebelum Snyder meninggalkan franchise tersebut. Sasha Calle memerankan Supergirl dalam The Flash di tahun 2023, tetapi sebenarnya ini bukan versi karakter yang disiapkan Snyder. Supergirl Calle berasal dari timeline Flashpoint, yang merupakan versi alternatif dari DCEU. Versi Supergirl ini bukan yang ada di pod kosong di Man of Steel, melainkan yang ditemukan Barry Allen melalui perjalanan waktunya.
Meskipun dia bukan versi asli Supergirl di DCEU, seharusnya peran Calle dalam franchise ini jauh lebih besar. Yang menarik, The Flash memiliki tiga ending berbeda sepanjang produksinya yang bermasalah. Di ending final, Barry mengreset timeline DCEU, dan Supergirl Calle hampir kembali ke timeline dan dunianya yang asli.
Di salah satu ending alternatif, Supergirl seharusnya bergabung dengan Batman yang diperankan Michael Keaton dan menjadi tokoh utama di film-film DCEU selanjutnya. Dalam ending lainnya, Supergirl Calle tetap di timeline utama DCEU dan bersanding dengan Superman yang diperankan Henry Cavill dalam sekuel Man of Steel. Ending-ending ini dibatalkan untuk ending The Flash yang sebenarnya, dan karena DCEU berakhir tidak lama kemudian, Calle tidak punya kesempatan lagi untuk memerankan Supergirl.
Meskipun Calle tidak mendapatkan kesempatan untuk bersinar dalam perannya, Supergirl yang dia bawakan juga sangat berbeda dari Milly Alcock. Kebanyakan perbedaannya berasal dari kaitannya dengan timeline Flashpoint, karena karakter Calle ditangkap oleh Soviet dan terus di eksperimen. Dia juga jauh lebih fokus dan nggak suka berpesta dibandingkan karakter Alcock. Sayangnya, kita mungkin akan selalu penasaran bagaimana seandainya Supergirl di DCEU lebih mirip dengan karakter di Supergirl dari DCU, dan kita mungkin tidak akan pernah tahu.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau kita bisa lihat pertemuan antara Supergirl versi Gunn dan Snyder di masa depan. Semoga aja studio bisa menemukan cara untuk menggabungkan ceritanya dengan mulus! Dari semua yang terjadi, fans pasti nggak sabar menunggu bagaimana petualangan Kara berikutnya di layar lebar.





