PlayStation baru saja bikin geger dengan keputusan yang cukup kontroversial, yaitu kemampuan untuk menutup akun PS5 kamu dan menghapus akses ke semua game yang ada di dalamnya. Keputusan ini juga berlaku untuk PS5 Pro dan PS4, bahkan nanti di PS6. Tindakan ini sepertinya dipicu oleh regulasi yang ditetapkan oleh Uni Eropa, yang lagi gencar mengawasi industri video game di generasi ini.
Di bulan April lalu, PlayStation secara diam-diam mengupdate Syarat dan Ketentuan-nya, yang tentunya jarang dibaca oleh orang. Makanya, perubahan ini melewatkan perhatian publik sampai sekarang. Dalam konteks beberapa kontroversi terbaru seputar PlayStation yang berkaitan dengan disk, banyak orang jadi mencari tahu informasi yang bisa digunakan untuk menyerang Sony. Di sinilah update ini terungkap, yang bikin krisis PR baru bagi PlayStation muncul ke permukaan.
Terus Main Game Tanpa Henti
Kalau akun PlayStation kamu tidak aktif selama 36 bulan (atau sekitar tiga tahun), Sony bisa mulai menutup akun tersebut. Mereka akan menghubungi pemilik akun lewat email, dan memberitahukan bahwa ada waktu enam bulan untuk masuk kembali atau meminta agar akun tetap dibuka. Jika tidak, akun akan ditutup, dan kamu tidak akan bisa mengakses PSN. Semua pembelian digital yang pernah dilakukan dengan akun tersebut juga bakal hilang aksesnya. Yang paling buruk, penghapusan ini bersifat permanen.
Menariknya, bahasa yang digunakan dalam pengumuman ini tidak bersifat definitif. Sony menyebut bahwa mereka “mungkin” akan memulai proses penutupan ini jika ketentuan ketidakaktifan sudah terpenuhi. Jadi, bisa jadi ini lebih untuk menenangkan para regulator daripada kebijakan yang ingin diterapkan secara luas. Sayangnya, kita tidak benar-benar tahu sejauh mana ini akan berlaku.
Meski begitu, perubahan ini memang nggak bakal berdampak untuk sebagian besar penggemar PlayStation, tapi ada juga yang mungkin terkena imbasnya. Banyak orang yang kadang-kadang berhenti main game karena berbagai alasan dalam hidup. Opsi untuk meminta agar akun tetap aktif setelah menerima email tersebut adalah langkah yang baik bagi konsumen, tapi tetap saja ada kemungkinan akun-akun yang tidak tahu soal ini jadi tak aktif dan gagal menemukan email tersebut. Ketika mereka kembali, bisa-bisa mereka mendapati akun dan semua game digital mereka menghilang selamanya. Dan pastinya, itu bakal jadi hari yang sangat buruk buat pengguna PlayStation itu.
Sony sendiri belum memberikan komentar terkait kontroversi yang sedang berkembang ini. Dengan berbagai alasan, sepertinya kita tidak bisa berharap mereka akan mengubah kebijakan ini. Seperti yang sudah dijelaskan, ini bukan hanya hasil dari ide mereka sendiri, melainkan juga dampak dari tekanan para regulator.
Reaksi AWverse
Kayaknya bakal seru banget kalau Sony bisa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kebijakan ini. Memang banyak gamer yang kadang absen dari hobinya, baik karena sibuk atau alasan lainnya. Semoga aja mereka tidak sampai kehilangan akun dan koleksi game yang sudah dibeli. Saat ini, masalah ini jadi sorotan khusus dan perlu banget diperhatikan oleh Sony agar para penggemar tetap merasa aman saat berinvestasi di platform mereka.




