Selamat datang di Dungeon Master, kolom RPG reguler dari PC Gamer yang dipandu oleh Fraser Brown. Di sini, pembaca diajak menjelajahi genre permainan yang paling dicintai dan abadi di dunia gaming PC. Ayo, duduk santai di tavern gelap kami dan lupakan sejenak semua kekacauan goblin yang ada.
Itu pukul 4 pagi dan seseorang sedang duduk di depan PC-nya, monitor terpasang di meja darurat di kamarnya. Lampu dimatikan, tapi ruangan tetap terang berkat layar komputernya. Di tempat tidur, pacarnya tertidur nyenyak. Dia sudah menjanjikan untuk tidak begadang bermain Neverwinter Nights, tapi siapa sangka? Janji tinggal janji.
Awal 2000-an membawa banyak orang ke dalam kebingungan, termasuk diri penulis yang merasa tersesat dengan gelar yang tidak ada gunanya. Menulis mungkin? Ternyata, pelarian dari pertanyaan-pertanyaan menakutkan tentang masa depan adalah menemukan tempat di dalam dunia Neverwinter Nights, game pertama BioWare pasca-Infinity Engine. Saat menjatuhkan diri ke dalam permainan tersebut, segalanya kembali baik-baik saja.
Namun, yang dimainkan bukanlah petualangan BioWare. Dia berkeliling menjelajahi dunia baru dan menciptakan petualangannya sendiri—menggali dunia modding yang ramai di Neverwinter Nights. Untuk ulang tahun teman sekamar, dia membuatkan sebuah petualangan karena tidak mampu membelikan hadiah. Itu adalah awal dari segalanya.
Perlahan, penulis beralih dari petualangan solo ke dunia yang lebih interaktif dan penuh peran dari Persistent Worlds. Di dunia nyata, ia mungkin mahasiswa yang buruk dan pacar yang kurang baik, tapi di dunia kedua, dia adalah bard yang humoris dan petualang yang berusaha mengatasi kutukan dari keluarganya yang jahat.
Worlds yang ada di NWN adalah seperti MMO mini dengan berbagai rasa, tapi role play yang paling memikat hatinya. Berbeda dengan permainan tabletop yang harus diatur dengan logistik dan jadwal, di sini, dia bisa langsung bermain kapan saja dia mau. Bahkan di saat-saat larut seperti ini.
Bersama teman-teman imajinernya yang berasal dari berbagai latar belakang, mereka menciptakan sejarah ribuan tahun, negara-negara yang berperang, serta para dewa yang berselisih. Semua itu dihidupkan melalui Aurora Toolset.
Inilah pengalaman pertamanya sebagai Game Master (GM), yang meski melakukan beberapa kesalahan—salah satunya ketika antagonis besar yang sudah dibangun selama seminggu muncul, dan langsung dikalahkan oleh pemain dalam dua serangan. Walau skalanya tidak sesuai harapan, para pemain tetap menjalaninya dengan asyik.
Beberapa kali, ia memang sedikit terbuai dengan kekuasaan. Ketika seorang pemain terburu-buru, ia mencoba memperlambat petualangan dengan seorang penjaga toko yang keras kepala, tidak menyangka jika pemain tersebut langsung menyerangnya. Malam itu berakhir di ruang sidang, yang mengingatkan pada detensi, tetapi dengan risiko kehilangan tangan di akhir.
Memang sulit untuk tidak kegirangan dengan kekuasaan ketika banyak hal ada di tangan. Seluruh hal yang dia ciptakan dari imajinasi bisa dengan mudah dihidupkan. Kegembiraan melihat tavern yang ramai, rawa berisi ular, hingga domain beku seorang lich—semuanya menjadi nyata dan bisa dijelajahi oleh pemain.
Dunia modding di NWN sudah ada sejak lama, dengan segala macam alat, dokumentasi, dan aset yang tersedia untuk membuat petualangan dan cerita yang tak terbatas. Sayangnya, tidak ada yang benar-benar mampu menggantikan pengalaman itu. Ada game lain seperti Roblox dan Fortnite yang memungkinkan pemain menciptakan pengalaman mereka sendiri, tapi tidak ada yang sebanding dengan keunikan dan kebebasan dari Persistent Worlds NWN.
Dengan skala, kebebasan, dan fokus pada pengembangan karakter, GWN benar-benar memberikan pengalaman yang sulit ditemukan saat ini. Meskipun ada yang mencoba untuk mereplikasi, hasilnya sering tidak memuaskan. Larian Studios, ketika menggarap Baldur’s Gate 3, memutuskan untuk tidak melanjutkan editor yang sebelumnya ada. Memang, modder masih menemukan cara untuk membuat modul dan kampanye baru, tetapi tetap saja, tidak ada yang bisa menyamai NWN.
Terlalu absurd jika tidak ada game lain yang melanjutkan jejak ini. Genre RPG sangat luas dan sering memimpin banyak pengembangan. Nostalgia menyergap dengan kenangan momen-momen seru saat sesi lore larut malam, pertikaian dengan GM lain, dan menjalani drama serta persahabatan. Petualangan di Neverwinter Nights bukan sekadar game biasa; ia adalah platform yang memungkinkan penciptaan beragam dunia.
Walaupun dunia penulis mungkin telah mati, banyak dunia lain yang bertahan. Mungkin ini saat yang tepat untuk kembali memperjelas ingatan yang hilang. Dengan segudang cerita dan pengalaman yang belum sepenuhnya sirna, dunia Neverwinter Nights masih hidup di hati mereka yang berani menjelajahnya.





