Sutradara pemenang Penghargaan Film Nasional India, Sudhanshu Saria, kini tengah memproduksi dua film debut di bawah payung Four Line Films-nya. Dua proyek yang akan hadir adalah drama sosial Mumbai berjudul “Pech” dan film horor tentang makhluk berjudul “Silverfish” yang berlatarkan Silicon Valley. Yang menarik, “Silverfish” sudah diputar sebagai salah satu dari lima proyek terpilih untuk showcase industri di Indian Film Festival of Los Angeles (IFFLA).
Film “Pech,” ditulis dan disutradarai oleh Kumar Chheda, adalah film dengan fokus pada remaja yang mengeksplorasi tema kelas sosial dan marginalisasi di tengah hiruk-pikuk Mumbai. Proyek ini berhasil mencuri perhatian di Bangkok International Film Festival, di mana “Pech” meraih penghargaan juri di Pitch Market dan kini sedang menarik minat dari berbagai co-producer dan agen penjualan internasional yang sedang menjajaki kesempatan untuk berkolaborasi.
Kumar Chheda, yang merupakan alumnus AFiS, sebelumnya sukses dengan film pendek “Dal Bhat” yang meraih Penghargaan Nasional untuk Film Pendek Terbaik di India. Dengan “Pech,” ini akan menjadi debutnya sebagai sutradara film panjang.
“Tiga tahun lalu, kami mulai fokus untuk mengembangkan dan mencari talenta yang bisa saya dukung dengan bimbingan dan dukungan yang saya harap saya miliki saat memulai karir saya. ‘Pech’ dan ‘Silverfish’ adalah proyek pertama yang masuk produksi, dan para pembuat film ini merupakan suara-suara baru yang berani, yang kisahnya tidak sabar untuk saya saksikan di masa depan,” ungkap Saria dengan penuh semangat.
Film “Silverfish,” yang ditulis bersama oleh Saria, mengangkat kisah horor tentang makhluk yang lepas di koridor teknologi Silicon Valley. Ini akan menjadi kali pertama Krishna mengarahkan dan menulis untuk film panjang setelah sebelumnya menyutradarai film pendek thriller psikologis “Padmavyuha,” yang dibintangi oleh Jaaved Jaaferi dan ditayangkan perdana di International Indian Film Festival of Toronto.
Saat ini, kedua film tersebut masih dalam tahap pra-produksi. Selain itu, Sudhanshu Saria juga dikenal lewat karya-karyanya sebelumnya, seperti “Loev,” “Knock Knock Knock,” dan “Ulajh.”
Dengan sederet proyek menjanjikan seperti ini, bisa dipastikan bahwa industri film India semakin kaya dengan suara-suara segar dan cerita-cerita menawan. Kita sama-sama tunggu gebrakan dari kedua film ini yang pastinya akan menghibur dan memberikan perspektif baru tentang kehidupan dan ketakutan dalam era modern.




