Home Game 3 Game yang Masih Bikin Tanda Tanya Hingga Sekarang
Game

3 Game yang Masih Bikin Tanda Tanya Hingga Sekarang

Share
3 Game yang Masih Bikin Tanda Tanya Hingga Sekarang
Share

Beberapa game dirilis dengan banyak kontroversi, sering kali mendapat kritik pedas karena gameplay yang buruk, cerita yang kurang menggigit, atau praktik monetisasi yang dipertanyakan. Namun, ada juga judul-judul yang menjadi perbincangan bukan karena “jelek,” melainkan karena memiliki fitur tertentu yang disukai oleh sebagian audiensnya. Dalam kasus paling ekstrem, ada game yang mendapat cinta dan benci secara sama banyak, menciptakan perdebatan yang masih dibicarakan bertahun-tahun setelah peluncurannya.

Seringkali, game yang mendapatkan respon beragam adalah yang bersifat eksperimental, dengan sistem yang tidak dianggap “tradisional” dibandingkan dengan judul lainnya di genre yang sama. Taktik ini bisa jadi menguntungkan, membuat game tersebut mudah diingat, tetapi jika tidak eksekusi dengan baik, hal itu bisa membuat pemain menjauh alih-alih tertarik dengan pengalaman yang tidak biasa. Mengambil risiko tidak selalu berhasil; kadang-kadang bisa menarik setengah audiens tetapi meninggalkan setengah lainnya merasa bingung.

3. Death Stranding

Konsep berisiko adalah hal yang sangat dipahami oleh pencipta game legendaris, Hideo Kojima, yang terlihat jelas dalam Death Stranding yang asli. Game ini terkenal dengan gameplay yang sengaja dibuat sulit, di mana pemain harus mengangkut barang melintasi ruang terbuka yang luas dalam misi panjang yang kadang-kadang memakan waktu hingga berjam-jam. Pengiriman ini sangat menantang, karena setiap belokan, tanjakan, atau penurunan di alam bisa membuat pemain terjatuh dan kehilangan semua barang yang dibawa.

Inline – HLD Private Trip

Tetapi, simbolisme di balik gameplay inilah yang membentuk tesis Death Stranding. Selama perjalanan, usaha orang lain dapat memudahkan jalanmu, mencerminkan ide game ini tentang persatuan di tengah ketidakberdayaan dunia. Hingga saat ini, para pemain masih berdebat apakah perjuangan gameplay ini sepadan dengan cara penyampaian cerita yang ditawarkan, dengan banyak yang merasa dialog dan cerita terasa terlalu berat. Namun, ada juga yang sangat menikmati arahan Kojima, menggambarkan judul ini sebagai proyek seni yang aneh dan nyaman dengan banyak hal untuk disampaikan dibandingkan dengan game-game modern lainnya.

Baca juga  Tur Konser Orkestra NieR Segera Hadir di AS Tahun Ini!

2. Dark Souls 2

Dark Souls 2

Pecinta seri Dark Souls dari FromSoftware tahu bahwa tidak ada perbincangan tentang Dark Souls 2 tanpa perdebatan di kalangan pemain. Dark Souls 2 adalah game paling kontroversial yang pernah dibuat oleh FromSoft, dan ada banyak alasan untuk itu. Pertama, game ini harus mengikuti jejak Dark Souls yang asli, masterpiece dari RPG aksi yang menciptakan dunia terhubung dan tingkat kesulitan bertarung yang menjadi terkenal di seluruh industri gaming.

Pemisahan terkait Dark Souls 2 berkisar pada bagaimana gameplay dan pengembangan dunia diterima oleh para penggemar. Banyak yang memuji game ini karena memiliki elemen yang luar biasa dan lore yang mendalam, dengan cerita yang lebih ringkas dibandingkan judul sebelumnya serta lokasi yang diciptakan dengan sangat baik, seperti area hub Majula. Namun, sebaliknya, banyaknya musuh membuat beberapa bagian dari Dark Souls 2 menjadi sangat frustrasi, dengan sistem gameplay baru yang mengubah pertarungan dalam cara yang aneh.

Inline – AWS Open Trip

Statistik Adaptasi yang mengaitkan ketahanan pemain dengan bagian dari build mereka adalah salah satu perubahan yang membuat banyak penggemar masih mengkritiknya sampai saat ini. Boss yang lebih membosankan dan jauh lebih mudah dikalahkan dibandingkan dengan Dark Souls sebelumnya juga membuat banyak penggemar kecewa, terutama untuk mereka yang menghargai kesulitan gila dari game sebelumnya. Namun, para pembela Dark Souls 2 berargumen bahwa game ini semakin baik dengan ekspansi DLC-nya. Di sisi lain, game ini bisa jadi adalah favorit para penggemar atau yang paling dibenci, dengan sedikit ruang di antaranya.

1. The Last Of Us Part 2

The Last Of Us Part 2 Remastered

Jarang ada game sekontroversial The Last of Us Part 2 ketika berbicara tentang cerita yang telah menciptakan diskursus selama bertahun-tahun, yang baru-baru ini dihidupkan kembali oleh serial live action HBO Max. Game ini lebih sinematik dan berfokus pada narasi dibandingkan judul survival horror lainnya, sehingga aspek cerita selalu menjadi yang terdepan. Walaupun tema balas dendam dan konsekuensinya umumnya dipahami oleh banyak pemain, cara penyampaian tema-tema tersebut menjadi titik permasalahan bagi sebagian orang.

Baca juga  Pecinta Pelestarian Game Temukan Lawan yang Sangat Mengecewakan!

Game ini dimulai dengan kematian mengejutkan dari karakter utama dari game sebelumnya, dengan cara yang brutal yang masih mengasingkan banyak penggemar yang menganggap karakter tersebut sebagai inti dari seri ini. Beberapa penggemar memuji keputusan berani ini, tetapi yang lainnya merasa bahwa karakter-karakter lain di dalam game tidak ditulis dengan cukup matang untuk mengimbangi kehilangan ini. Selain itu, seiring berjalannya waktu, kritikus terbesar dari The Last of Us Part 2 menyatakan bahwa balas dendam terhadap kematian karakter tersebut terasa terpaksa, menciptakan tindakan yang kejam yang memaksa pemain melakukan hal-hal yang tidak bisa mereka kendalikan.

Inline – AWV Youtube

Akhir game ini juga menjadi penyebab banyak argumen, dengan aksi akhir pengampunan yang hampir bertentangan dengan seluruh perjalanan cerita di mata sebagian penggemar. Di sisi lain, ada juga yang sangat menghargai pilihan tersebut, serupa dengan kematian yang disebutkan di awal. Seperti banyak game yang membuat orang terbagi, The Last of Us Part 2 adalah game yang akan dicintai atau dibenci, bergantung pada interpretasi masing-masing terhadap peristiwa-peristiwa yang kontroversial.

Inline – HLD One Day Trip
Share