Guy Ritchie akan segera bekerja sama dengan Henry Cavill dan Jake Gyllenhaal dalam sebuah proyek film yang bisa dibilang paling menarik sepanjang karirnya. Proyek ini sepertinya bisa menebus tiga kegagalan box office dari film-film sebelumnya yang ia jadwalkan.
Dari sekian banyak proyek film dan serial TV yang ia tangani, Guy Ritchie saat ini menjadi salah satu sutradara tersibuk di Hollywood. Banyak karya terbarunya, termasuk Young Sherlock di Prime Video, berhasil meraih respon positif, yang membuka peluang lebih banyak untuknya. Namun, di antara semua proyek yang akan datang, kerja samanya dengan Jake Gyllenhaal dan Henry Cavill adalah yang paling ditunggu-tunggu.
Ritchie dikenal punya kemampuan luar biasa dalam mengumpulkan ensemble terbaik dalam film-filmnya. Namun, proyek kali ini tampaknya bakal jauh lebih menarik dibanding yang lain. Di saat yang sama, film ini juga bisa jadi batu loncatan bagi Ritchie untuk melakukan rehabilitasi terhadap tiga kegagalan box office di masa lalu.
In The Grey Bisa Menebus Kegagalan Film Ritchie Sebelumnya dengan Cavill & Gyllenhaal
In The Grey adalah film pertama di mana Henry Cavill, Jake Gyllenhaal, dan Guy Ritchie bekerja sama. Sebelumnya, Ritchie telah berkolaborasi dengan kedua aktor tersebut secara individu. Henry Cavill mengisi peran utama di film aksi komedi Ritchie tahun 2015, The Man From U.N.C.L.E., dan juga tampil dalam drama perang terbarunya, The Ministry of Ungentlemanly Warfare.
Di sisi lain, Jake Gyllenhaal juga menjadi bintang utama dalam The Covenant, yang tayang perdana pada tahun 2023. Dari aspek kritik, ketiga film ini mendapat sambutan yang cukup baik. The Man From U.N.C.L.E. mencatatkan skor Rotten Tomatoes yang cukup decent, yaitu 68%, sedangkan The Ministry of Ungentlemanly Warfare dan The Covenant meraih skor yang sama di angka 68% dan 82%.
Meski mendapatkan ulasan positif dari penonton dan kritikus, sayangnya ketiga film tersebut kesulitan meraih kesuksesan komersial. The Covenant hanya berhasil meraup lebih dari $21 juta dari budget $55 juta. Sedangkan The Ministry of Ungentlemanly Warfare meraih sedikit lebih dari $29 juta dengan anggaran $60 juta.
The Man from U.N.C.L.E. pun tidak mampu menutupi kerugian setelah menghasilkan $110 juta dari budget yang diperkirakan antara $75-84 juta. Meskipun ketiga film ini memiliki semua elemen yang menjadikan film Ritchie sangat menghibur dan menampilkan penampilan luar biasa dari Jake Gyllenhaal dan Henry Cavill, mereka tetap gagal mencetak angka yang signifikan di box office global.
Namun, In The Grey berpotensi menjadi titik balik yang besar dan memungkinkan Ritchie menebus ketiga film tersebut. Sebagai film aksi petualangan, In The Grey sepertinya menawarkan daya tarik yang lebih luas dibandingkan tiga film sebelumnya. Dengan kehadiran Cavill dan Gyllenhaal, Ritchie tampaknya menjalani fase “repertory” di mana ia benar-benar menangkap kekuatan masing-masing aktor dan cara menyajikannya di layar.
Film Ritchie Sebelumnya Bersama Cavill & Gyllenhaal Layak Mendapat Lebih Banyak Penghargaan
Sementara In The Grey adalah tambahan menarik dalam portfolio Guy Ritchie, Henry Cavill, dan Jake Gyllenhaal, perlu dicatat bahwa The Covenant, The Ministry of Ungentlemanly Warfare, dan The Man from U.N.C.L.E. semua sangat menghibur dalam diri mereka sendiri. The Man from U.N.C.L.E. bisa dibilang sebagai pengganti sempurna bagi beberapa franchise thriller mata-mata terbaik, seperti James Bond.
Kalau saja film tersebut berjalan baik d box office, bisa saja itu menandai awal dari franchise yang lebih besar dengan Henry Cavill sebagai pemeran utama.
Sama halnya dengan The Ministry of Ungentlemanly Warfare yang tidak menyisakan momen membosankan dengan jajaran pemeran bintang yang megah, adegan aksi yang mendebarkan, dan kesenangan tanpa henti. Sementara The Covenant menghadirkan cerita yang hangat tentang persahabatan di tengah perang dan menunjukkan keahlian akting Jake Gyllenhaal dengan sangat baik.
Dengan In The Grey dijadwalkan tayang pada 15 Mei 2026, audiens masih punya waktu untuk menikmati film-film sebelumnya dari Guy Ritchie bersama Jake Gyllenhaal dan Henry Cavill. Ini bisa menjadi kesempatan sempurna untuk memahami gaya penyutradaraan khas Ritchie dan perkembangan kolaborasinya dengan kedua bintang tersebut.





